Kamis, 03 Mei 2018

Duta Besar Tanzania Kagum Dengan Adat Mopotilolo






Akui Sejak Kecil, Penghargaan Terbesar Baru Didapatkan di Gorontalo

Limboto - Sungguh saya merasa terharu dengan jamuan dan penghormatan dari Pemerintah Kabupaten Gorontalo terhadap rombongan kami dari Tanzania.
Jujur, sejak saya kecil, tak pernah mendapatkan penghargaan seperti ini. Saya salut dengan Daerah yang begitu indah ini", ujar Duta Besar Tanzania Mr. Dr. H.E . Ramadhani K. Dau melalui Juru  bahasa Ardi Lasimpala saat diterima di rumah dinas Bupati Gorontalo dengan adat mopotilolo.


Memang, sejak turun dari pesawat sampai dengan melakukan peninjauan di dua perusahaan sampai dengan tiba di rumah dinas, Duta besar Tanzania yang didampingi stafnya ini diterima secara adat. Baik dari masuk ke rumah dinas sampai dengan jamuan makan dan minum. Puluhan pemangku adat pun terlihat sibuk melaksanakan adat penerima tamu. Bahkan disela-sela penghormatan itu, disempatkan doa bersama untuk kedatangan tamu di Kabupaten gorontalo dan untuk kesehatan semua umat.


Tak heran, dalam penyampaiannya,Duta Besar Tanzania ini menegaskan bahwa kunjungannya ke Gorontalo ini bukan hanya kali ini saja. Ia merasa tersanjung ketika tiba di Daerah ini, sehingga Ia akan merencanakan kembali untuk datang dan bersilaturahmi dengan Bupati Gorontalo.

" Terima Kasih Kepada Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Gorontalo yang telah menerima saya sebagai warga Gorontalo.Kunjungan ini bukan yang terkahir, namun untuk selanjutnya saya akan agendakan terus datang di Gorontalo," Katanya lagi melalui juru bahasanya.

untuk diketahui, Kedatangan duta besar Tanzania di Kabupaten Gorontalo ini terkait kegiatan koalisi penghasil kelapa (Kopek) yang dipusatkan di Kabupaten Gorontalo dan turut dihadiri puluhan Kepala Daerah dari berbagai Daerah dan Provinsi. Kegiatan ini pun dimaksudkan untuk memajukan dunia perkelapaan di Indonesia dan semua itu berawal dari inisiatif Bupati Gorontalo Prof Nelson Pomalingo selaku Ketua Kopek Nasional.(Irfan//humas) 

Mentan Amran Sebut Langkah Bupati Nelson Kembalikan Kejayaan Kelapa Adalah Pikiran Cerdas





Produksi Kelapa Gorontalo  Ekspor ke 10 Negara Tetangga

Mentan Amran Sebut Langkah Bupati Nelson Kembalikan Kejayaan Kelapa Adalah Pikiran Cerdas


Limboto-, Menteri Pertanian Amran Sulaiman bangga Perkembangan Produksi kelapa di Gorontalo begitu maju.

" Ini harapan kita semua.Kalau ingin memperbaiki pertumbuhan ekonomi, ingin mensejahterakan masyarakat, ingin meningkatkan devisa solusinya eksport,'' Terang Menteri Pertanian (Mentan ) Amran Sulaiman saat berkunjung di PT Royal Coconut desa ombula kecamatan Limboto barat Kabupaten Gorontalo, Kamis (03/5).

Mentan Amran mengatakan, saat ini kelapa kita sudah bisa di ekspor ke 10 negara tetangga. China,Rusia, Afrika dan beberapa Negara eropa lain.

Pemerintah pusat terus memberikan dukungan.bentuk support. Bentuk dukungan dan support pemerintah pusat Atas arahan bapak Presiden.

" Tahun ini, kami anggarkan kelapa kopi dan bibit yang berkualitas kurang lebih nilainya 2,7 triliun.Itu bentuk perhatian Bapak Presiden kita terhadap sektor pertania,'' Ujar Mentan Amran

luar biasa saya katakan, jagung kita sudah ekspor, kemudian kelapa sudah ekspor. sangat luar biasa karena manfaat kelapa  banyak sekali dan pasarnya juga  terbuka lebar.

" Alhamndulillah, hari ini kita melakukan dua ekpor. ekspor kelapa dan ekspor jagung ," Katanya.

Bapak Presiden Berharap bertanilah dengan cerdas sehingga ditahun kedua kami akan menggenjot pembibitan sekaligus membagikan bibit

Mentan menegaskan, Gorontalo Cerdas karena tak lepas dari Bupati Kabupaten Gorontalo yang juga Ketua Koalisi Kelapa Prof.Nelson.

" Prof.Nelson cerdas, karena berkeinginan mengembalikan kejayaan kelapa indonesia dari Gorontalo.Berbahagialah orang Kabupaten Gorontalo dan terus mendorong dan mendukung kejayaan kelapa sebagai inovasi Koalisi Kabupaten Penghasil Kelapa yang diketuai Prof.Nelson," Ujar Mentan Amran


Diakhir penyampainnya, Mentan kembali memuji terobosan Bupati melaksanakan rakornas kopek.

"Kopek melaksanakan rakornas sangat tepat dan bagus.makanya saya datang menghadirinya," Tandas Amran.

Bupati Gorontalo Prof.Nelson Pomalingo menyampaikan ucapan terima kasih atas support mentan amran sulaiman. Dukungan support anggaran dan bibit untuk mengembalikan kelapa sangat kami butuhkan.

"Inilah niat kami koalisi Kopek untuk mengembalikan kejayaan kelapa indonesia," Tukas Bupati Nelson.( Irfan/ Humas).

Rabu, 02 Mei 2018

Masuk Top BUMD, Bupati Kembali Diberi Penghargaan





LIMBOTO - "Ini merupakan pengakuan dari Pusat, bukan kita yang menentukan", ujar Prof Nelson Pomalingo ketika dikonfirmasi mengenai undangan penerimaan penghargaan mengenai Top BUMD di Jakarta pada kamis besok.

BUMD Kabupaten Gorontalo menurut hasil penilaian dari Majalah BusinessNews Indonesia, bekerjasama
dengan Asia Business Research Center, serta beberapa lembaga Tim Penilai seperti SGL Management, PPM Manajemen, Sinergi Daya Prima, Dwika Consulting, Melani K Harriman dan Associate, Harvard-Intellectual Business Community, dan Alvara Strategi Indonesia masuk dalam kategori yang baik. Kegiatan TOP BUMD 2018 ini, diikuti oleh 200 Nominasi BUMD Terbaik, yang sebelumnya sudah diseleksi dari lebih 2.000-an BUMD di seluruh Indonesia.

Bupati yang ditemui usai sholat Dzuhur menambahkan, penghargaan ini menandakan kinerja PDAM Kabupaten Gorontalo bagus.

"Alhamndulillah, Selama dua tahun terkakhir pengakuan pusat bagus kepada kita dan bukan saya yang karang-karang," Ujar Nelson.

sistem usaha kita sudah mulai baik sekarang, terutama PDAM.air minum ini merupakan kebutuhan mendasar kita.Sehingga ini terus dikelola apalagi Kaitannya stunting.

" Kalau air minum tidak bagus, berpengaruh pada kesehatan terutama anak-anak dan pengaruh pada kehidupannya tidak baik," Kata Nelson.

Penghargaan ini juga berkaitan dengan begitu besar perhatian yang kita berikan pada PDAM.Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus memberikan bantuan hibah Penyertaan modal.

"Tahun pertama empat miliar, meningkat tahun berikut enam miliar hingga tahun ini 8 miliar yang terus kita dorong,Tutupnya.(Irfan/humas).

Minggu, 29 April 2018

PERSATUAN HAJI KLOTER 29 UPG 2017 GELAR HALAL BI HALAL









LIMBOTO,- Dalam rangka pererat tali silaturahim, Persatuan haji Kloter 29 tahun 2017 Kabupaten Gorontalo melaksanakan Halal Bi Hala.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid agung Baiturahman Limboto, Minggu (29/04) tersebut di Buka Bupati Gorontalo yang diwakili Asisten perekonomian dan Pembangunan (As.II ) Dr. Sumanti Maku, M.Si yang juga selaku Ketua Persatuan Haji itu.

Halal Bi Halal ini bertajuk " Rekatkan Ukhuwah Tingkatkan Iman dan Taqwa Sambut Ramdhan 1439 H.

Turut hadir Penceramah  H.Abd. Kadir Nomba,M.HI, Ketua Kloter 29 UPG  Ibrahim Sore, M.Pd serta para Jamaah Haji yang merupakan kloter 29.

Dalam sambutannya Dr.Sumanti Maku menyampaikan, Atas nama pemerintah daerah menyampaikan apresiasi dan berterima kasih atas  terselenggaranya kegiatan ini.

Pemerintah Kabupaten Gorontalo sesunggunya sangat berharap dukungan dan support dalam rangka proses pembangunan.

berbagai kontribusi dan upaya masyarakat sangat diharapkan, termasuk doa kita bersama terutama bapak dan ibu jamaah kloter 29 Tahun 2017 yang mayoritas sebagai penduduk Kabupaten Gorontalo.

Pemerintahan itu membutuhkan sebuah stabilitas,pemerintahan itu butuh dukungan, semangat dan doa dan kita sebagai bagian dari komponen masyarakat  diharapkan menjadi komponen masyarakat untuk menyampaikan konstabilisasi dan mendistribusikan agar bagaimana situasi tentang masyrakat itu  bisa bekerja dengan baik.

"Pembangunan tidak bisa berjalan dan berkembang dengan baik kalau situasi masyarakat tidak kondusif "Ungkap Dr.Sumanti maku.

oleh karena itu,pihaknya berharap kepada jamaah haji  kloter 29 agar tetap memiliki ketahanan nasional yang lebih baik tentu pemerintah mengharapkan lleader untuk tetap memberikan  informasi -informasi positif kepada semua komponen masyarakat agar pemerintahan berjalan dengan baik.

" Kalau itu terjadi, maka  Insya Allah pemerintahan berjalan dengan baik.Kalau pemerintahan berjalan baik maka stabilitas pembangunan kondusif, konsentrasi pembangunan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat itu sendiri akan terwujud pula," Harap Sumanti Maku.

untuk diketahui,Kegiatan diakhiri dengan ceramah agama yang dibawakan oleh bapak Penceramah  H.Abd. Kadir Nomba,M.HI,( mais/hms)

LINMAS BERGAYA HADIR DI KABUPATEN GORONTALO







LIMBOTO,-Dalam rangka memaksimalkan dan memberi arah kepada Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) meluncurkan program Inovasi, Linmas Berdaya Lingkungan Nyaman (Linmas Bagaya).


Bupati Gorontalo Prof Nelson Pomalingo saat menjadi inspektur Upacara Peringatan HUT Satpol-PP, Linmas dan Damkar, Jumat (27/4) juga menyampaikan rasa bangganya atas inovasi tersebut.
“Saya sangat bangga dengan inovasi yang dilakukan Kasatpol-PP dengan melakukan terobosan terkait dengan memberdayakan Linmas di desa dengan Linmas Bagaya. Jadi bukan hanya gaya-gayaan tetapi betul-betul menjaga ketentraman dan ketertiban di desa”Ungkap Bupati


"Linmas Bagaya yang baru saja di kukuhkan oleh Bupati Gorontalo Prof Nelson Pomalingo beberapa waktu lalu diharapkan mampu mendorong peran Linmas kedepan, terkait dengan menjaga ketentraman dan ketertiban masyarakat,"Tambahnya Lagi.



Sementara itu, Kastpol-PP Kabupaten Gorontalo, Dr Husain Ui menjelaskan Linmas Bagaya adalah salah satu Proyek Perubahan dari Diklat Pim II yang diikutinya beberapa waktu lalu.
“Linmas Bagaya dicanangkan agar kedepan, Satlinmas yang ada di desa-desa benar-benar dapat melaksanakan tugas dan fungsinya serta memberi peran perlindungan masyarakat dan termasuk menciptakan ketentraman ketertiban umum di tengah tengah masyarakat”Jelasnya
Selain itu melihat Linmas yang dulunya di bentuk hanya untuk mengatasi  masalah pemilihan kepala daerah dan pemilihan umum bahkan dalam melaksanakan tugasnya sering berbenturan dengan hukum, maka melalui Linmas Bagaya, Husain berharap Linmas akan bisa lebih produktif lagi terkait dengan menjaga ketentraman dan ketertiban Masyarakat.
Untuk itu dalam rangka meningkatkan kapasitas Linmas tersebut, pihaknya bekerja sama dengan TNI/Polri yang di tandai dengan penanda tanganan nota kesepahaman.
“Saat mereka melaksanakan tugas terutama ketertiban, mereka sering terbentur dengan masalah hukum, bahkan menjadi tersangka. Nah dengan proyek perubahan yang saya angkat ini, saya sudah membuat regulasi terkait SOP Linmas, kemudian kerja sama dengan Aparat Kepolisian bahkan TNI”Jelasnya.
Dari perjanjian tersebut dirinya berharap akan ada kerja sama yang terjalin terutama pelatihan-pelatihan yang bisa meningkatkan wawasan para satlinmas.



Menanggapi hal tersebut Kapolres Gorontalo, AKBP Purwanto SIK menilai bahwa selama ini Linmas dalam hal fungsinya tidak nampak selain pada saat Pemilu (Pemilihan Umum), maka dengan adanya program tersebut Linmas dapat menjalankan tugasnya sesuai tupoksi yang ada.
“Tugas dari Linmas memang melakukan pengamanan di TPS, selain itu menurut pantauan kami tidak berfungsi dengan maksimal untuk itu dengan adanya program ini fungsi dari Linmas sendiri dapat membantu masyarakat dan tugas kita dari Kepolisian maupun TNI, jadi kita akan saling mendukung dan memberikan masukan” Kata Purwanto
Dirinya mengakui Linmas dapat membantu tugas mereka, dilihat dari jumlah satuan Polisi dan TNI yang saat ini hanya mencapai 50 Persen
“Jumlah Polisi dan TNI di Gorontalo baru mencukupi 50% saja, jadi gunanya dengan kekuatan-kekuatan yang ada  seperti adanya Linmas dapat membantu kami dalam mendeteksi dini, dan aksi di lapangan” Jelasnya.



Hal senada juga disampaikan Dandim 1304/ Gorontalo Letkol Inf Allan Surya Lesmana, kepada sejumlah media dirinya mengatakan pentingnya Linmas untuk menjaga keamanan dan keutuhan NKRI.
“Kami juga selaras dengan apa yang disampaikan oleh Kapolres, saat ini kita hanya ada koramil dan polsek, dengan adanya Linmas, dan Babinsa serta Babin Kamtibmas itu akan bersinergi dan memiliki tugas yang sama yaitu untuk menjaga Keutuhan NKRI”Ujar Allan.


Dirinya berharap Linmas dapat lebih membantu dalam mencegah setiap kejadian yang ada diwilayah terpencil, apalagi menurutnya saat ini, Linmas memiliki SDM yang muda-muda, tentunya akan lebih produktif
Selain itu pihaknya menyambut baik penanda tanganan kerja sama terkait dengan kapasitas Linmas kedepan
“Adanya MOU dengan pemerintah daerah dalam hal ini kabupaten Gorontalo, kita akan memberikan pelatihan-pelatihan secara ilmu kepolisian dan ilmu kemiliteran, dalam arti untuk menambah pemahaman tugas-tugas dari Linmas dan mencegah kefakuman” Tutupnya.



Direktur Satpol PP Kementrian Dalam Negeri, Asadullah kepada sejumlah media mengatakan Tugas pokok  Pamong Praja, adalah menegakan Peraturan Daerah (Perda), menyelenggarakan ketentraman dan ketertiban umum, dan menyelenggarakan perlindungan masyarakat.Dengan beban dan tugas yang cukup berat tersebut, Asadullah mengakui ada keterbatasan dana dalam OPD Satpol PP dua tahun terakhir ini.
“Memang kita dari direktorat Pamong Praja Kemendagri, sedang mengusahakan, pada tahun 2015 sampai 2016. Namun semenjak 2017 hingga 2018 tidak diadakan, disebabkan dana pemerintah dialihkan dibidang-bidang lain”Ungkapnya.
Ia juga menegaskan keterpenuhannya biaya sangat mendukung kinerja dan eksistensi suatu instansi termasuk Satpol PP.
“Kita akan segera melakukan penadatanganan SPM ( Syarat Pelayanan Minimai) dan itu harus didukung oleh anggaran yang memumpuni. Semoga di 2019 kita dari pusat dapat membantu lebih banyak lagi.” jelasnya


Asadullah menambahkan sejak tahun 2017 Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) telah memasukan Satpol PP sebagai salah satu program studi di sekolah kedinasan tersebut
“Kita juga sudah punya program studi di IPDN, Satpol PP sejak tahun 2017 yang menerima 100 orang setiap tahunya, sebagai acuan bagi Satpol PP dapat diisi dengan orang-orang yang mempunyai kompotensi” bebernya
 Pada kesempatan tersebut dirinya juga mengapresiasi serta memberikan pujian atas Inovasi yang digagas Satpol PP Kabupaten Gorontalo yakni Linmas “BAGAYA” ( Berdaya Lingkungan Nyaman)
“Bagus, Saya apresiasi. kehadiran saya juga untuk memberikan penguatan-penguatan opresional, kita akan membuat regulasinya. Kita punya Permendagri 84 tentang SatLinmas, Kemudian yang terbaru peningkatan kapasitas Satlinmas,  sebelumnya juga ada keterlibatan SatLinmas dalam Pileg dan Pilpres memang sudah ada pada pemendagri nomor 9 tahun 2010” Tutupnya

PEMKAB GORONRTALO TARGET TUNTASKAN BUTA AKSARA







LIMBOTO-, Bupati Gorontalo Prof.Nelson Pomalingo menegaskan,saat ini Pemerintah Kabupaten Gorontalo tengah mengupayakan penuntasan buta aksara.

Melalui berbagai program pendidikan baik pendidikan formal maupun non formal.Dalam rangka itu, pemkab Gorontalo membuka Program Keaksaraan Komunitas Adat Terpencil (KD-KAT) bagi Suku Polahi Gorontalo yang diselenggarakan oleh Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM Hutuo Lestari)


Adapun program pendidikan keaksaraan komunitas adat terpencil khusus bantuan pemerintah Pusat untuk Kabupaten Gorontalo dari kementerian pendidikan dan kebudayaan tahun 2018 membelajarkan lebih kurang 1000 orang dan akan di laksanakan di tiga titik pembelajaran diantaranya desa tapaluluo 50 orang khusus KAT, di Tolangohula desa tamaila 20 orang (SUKU polahi) ,dan asparaga 30 orang (SUKU POLAHI).

Guna menuntaskan buta aksara, Mantan Rektor di Dua Universitas ternama di Gorontalo ini mengungkapkan, namanya belajar itu demi perubahan untuk pengembangan daerah ,bangsa dan negara.tidak perlu malu demi kemajuan, Belajar ini dimulai dari taman kanak-kanak hingga ke taman makam pahlawan,Artinya dari buaian sampai liang lahat.

" maka itu  menjadi patokan untuk masyarakat ,tidak perlu malu demi kemajuan.orang membaca,orang bisa membaca bisa membuka kemajuan dan membuka dunia,'' Tegasnya Kembali.

Lebih lanjut Nelson sampaikan kegiatan seperti ini harus terus diprogramkan.buta aksara yang ada dikabupaten Gorontalo masih berjumlah 1000 orang maka ini terus kita dorong tuntaskan secara bertahap.

" Tahun ini, Langkah Kongrit Pemkab Gorontalo menuntaskan buta aksara khusus 100 orang yang tersebar di berbagai PKBM di Kabupaten Gorontalo,'' Ungkap Bupati Nelson.


"Tidak perlu malu, karena ini demi kemajuan. Dengan membaca  orang mampu membuka dunia. Jika tidak mampu membaca maka tidak akan mampu membuka dunia atau membuat perubahan." Tegas Bupati Nelson saat resmi membuka Program Keaksaraan Komunitas Adat Terpencil (KD-KAT) Suku Polahi Gorontalo yang diselenggarakan oleh Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM Hutuo Lestari), Sabtu (28/4) di desa tapaluluo kecamatan telaga biru.


Karena itu, Pihaknya telah memerintahkan ke dinas dikbud terus mengawasi program ini.Pertama, apa yang sudah dilakukan ini dilakukan Pengawasan dan evaluasi dengan benar, di monitoring agar supaya sukses.sehingga dengan limit waktu 6 bulan kedepan,saya akan datang lagi untuk mengetes.


Hal kedua jumlah buta aksara ini diupayakan diprogramkan agar supaya masyarakat bisa menikmati dan membuka jendela ilmu .Karena mereka mempunyai hak yang sama seperti kita, maju dan berubah serta punya hak melihat moderen dari dunia ini dan kesejahteraan bagi diri mereka.

"Dengan demikian,tidak sekedar membuka jendela ilmu,tetapi untuk kesejahteraan ,untuk kemajuan dan kemandirian.apalagi bagi mereka yang ada di daerah terpencil seperti ini" Ujar Bupati Nelson


Sementara itu, Ketua PKBM, Tuti Kustia, menuturkan kegiatan belajar membaca untuk Komunitas Adat Terpencil (KD-KAT) Suku Polahi Gorontalo, Desa Bina Jaya, sudah 2 dilakukan.

"Mereka sangat antusias mengikuti pelajaran. Tapi pola pembelajarannya agak sedikit berbeda, karena mereka tidak mengerti bahasa indonesia dengan baik. Bahkan hanya satu orang dari mereka yang mengerti bahasa sehari-hari gorontalo. Secara perlahan akhirnya kami bisa menyesuaikan dengan lingkungan mereka." Kata Tuti

Masih ada 6 kali pertemuan lagi dengan mereka (suku polahi) sampai dengan bulan september. "Sejauh ini baru ada 3 Desa yang mengikuti program pendidikan non formal, Desa Bina Jaya, Desa Tapaluluo dan Desa Ambara.

Sementara itu data buta huruf yang ada di Dinas Dikbud menunjukan, buta aksara yang ada di kabupaten Gorontalo masih berjumlah 1000 orang.

Tuti Kastia menyampaikan, hasil yang diharapkan dari program ini adalah mereka bisa membaca,menulis dan berhitung ,pola hidup bersih dan sehat,berkarakter dalam rangka mengangkat proses budaya dengan cara bercocok tanam.

diakhir kegiatan ini Bupati Gorontalo Prof.Nelson Pomalingo menyerahkan secara simbolis alat tulis menulis kepada masyarakat yang sudah tercatata sebagai siswa di PKBM Lestari HUTUO.( Irfan/ Humas).