Rabu, 27 Desember 2017

1.7 Miliyar Anggaran Pembangunan Jembatan Tibawa











Limboto,- Pasca robohnya jembatan penghubung antar Desa di Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, ternyata masih menimbulkan keresahan dari masyarakat. Pasalnya, warga berharap agar kerusakan dari jembatan ini segera mendapatkan perbaikan dari pihak pemerintah.

Dampak dari amburuknya jembatan penghubung antara Desa Buhu dan Desa Iloponu, mengakibatkan warga harus memilih jalur alternatif lain untuk beraktifitas. Dan hal itu membuat aktifitas warga sedikit terhambat.


Saat dikonfirmasi terkait hal ini Bupati Gorontalo Prof.Nelson Pomalingo,Melalui Kepala dinas PU Kabupaten Gorontalo Rahmat Doni Lahati mengatakan, dengan kerusakan jembatan tersebut akan diseriusi oleh pemerintah, bahkan hal ini telah dikoordinasikan dengan pihak terkait.

“Rencanamya pembangunan jembatan ini akan berlangsung pada tahun 2018 mendatang, dengan total anggaran sekitar 1,7 miliyar rupiah,” kata Doni.

Sementara itu,Kepala badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Gorontalo Husni Deka,menambahkan,pihkanya telah mengusulkan estimasi anggaran untuk pembangunan jembatan tersebut ke  badan nasional penanggulangan bencana (BNPB) pusat.Pengajuan ini sementara diusulkan,kita menunggu tindak lanjut.

Dirinya juga berharap, agar masnyarakat dapat bersabar serta bisa memanfaatkan alternatif lain, sambil menunggu pembangungan jembatan tersebut.(Irfan/Humas).

Program Kerja TP-PKK Desa Dan Kecamatan Di Evaluasi




















Ketua TP-PKK Dr.Fory Naway bersama Wakil Ketua TP-PKK Febryna Saboe,ST






Program Kerja TP-PKK Desa Dan Kecamatan Di Evaluasi

Limboto-,Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo menggelar rapat evaluasi Program Kerja tahun 2017 di tingkat Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Desa Se Kabupaten di Evaluasi,Kamis,(28/12/17)

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Kasmat lahay tersebut dibuka Asisten 1 Setda Kabupaten Gorontalo Selmin Papeo.Turut Hadir Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo Dr.Fory Naway,Wakil Ketua Febrina Saboe,ST,Ketua Dharma Wanita Aviah Dunggio Tulie,Pengurus PKK Kabupaten,kecamatan seta pengurus PKK Desa/Kelurahan Se- Kabupaten Gorontalo.

Ketua Tim Penggerak PKK Dr.Fory Naway dalam arahannya menjelaskan, pertama, rapat evaluasi merupakan bagian pertemuan perdana antara 205 desa ketua –ketua PKK desa dan 19 ketua-ketua PKK Kecamatan.
Hal kedua,disebutkan Dr.Fory,rapat evaluasi ini merupakana ajang silaturahim untuk mengevaluasi program kerja selang 2017,kemudian menyampaikan program tahun 2018.

Lebih lanjut Dr.Fory Naway mengatakan,ketiga rapat evaluasi untuk mengukur kinerja PKK,Seberapa besar kontribusi dan insturumen mereka kemasyarakat sesuai harapan Bupati Gorontalo untuk selalu mengedepankan sinergitas.

Sinergitas,antara lain, Bagaimana peran intervensi menurunkan indeks kemiskinan,menurunkan anak putus sekolah,kemudian memperhatikan penyandang disabilitas,memperhatikan dan membina majelis Taklim.
“Inilah Program spektakuler yang kami intervensi untuk membangun Kabupaten Gemilang menuju masyarakat madani,” Ujar Dr.Fory Naway.

Masih kata Bunda Fory,hal keempat,tekad kami ingin mengsinergikan PKK Kecamatan dan PKK Desa.Karena selama ini sendiri-sendiri dan ini.

Karena itu,Ungkap Dr.Fory,Kami mencanagkan PKK Mobile.PKK Mobile ini tujuannya mengikutsertakan seluruh kegiatan PKK Baik tingkat provinsi sampai tingkat desa.Dan ini dihadiri seluruh ketua TP-PKK kecamatan dan desa termasuk camat dan kades.
“Supaya keluhan masyarakat,persoalan dilapangan ,seluruh problema sosial masyarakat dapat dipahami camat dan ibu camat,”Ungkapnya.

Selain itu,kalau kita selalu berkiblat dengan data,kadang kala data itu memang  otentik benar.Tapi  keabsahan data perlu juga kita punya kontribusi mengapdutenya.

“Benar,tidak data ini.Kontabelnya itu artinya  kita punya tanggungjawab moril,bahwa data itu benar-benar ada keabsahannya,”Tegas Bunda Fory.
Kemudian data ini tidak perlu kita cari,sekarang ini sudah ada kampung KB dan rumah dataku.Namun,keterlibatan PKK desa ,kelurahan maupun kecamatan benar-benar menyentuh , sudah punya program ,data jelas kita langsung jalan.

Misalnya saja dengan indeks penurunan kemiskinan sekarang disetiap kecamatan bila ditotalitas bisa mempengaruhi data yang di badan statistik.Artinya data dari 21 sekian bisa turun hingga 20 atau 19 persen.
“Dan disinilah peran ibu-ibu bisa mendobrak /menyalurkan bantuan di dinas sosial kami kerjasamakan sehingga sasarannya tepat,”tambahnya lagi
Diakhir pernyataan Bunda fory sampaikan, kami bukan pula memberi bantuan stimulan,untuk selalu memberi...memberi...lalu merka tidak  merubah mainsead untuk bagaiaman ekonomi mereka bisa meningkat.
“Jadi diberi Intreprenuer,ada dana –dana sentuhan,wira usaha dan sebagainya.inilah yang kami kawal,”tutupnya.
                                                          
Sementara itu,Asisten I Drs.Selmin Papeo menuturkan,pada dasarnya Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus berupaya mendukung program Tim PKK hingga ketingkat desa.PKK adalah mitra pemerintah Daerah yang senantiasa sebagai ujung tombak pemerintah ditingkat Bawah.

“Disana ada segudang program setiap OPD,yang terintegrasi 10 program PKK dijalankan pada 4 program kerja (Pokja ).Sukses bagi jajaran PKK Kabupaten hingga PKK Kecamatan dan desa,”Tambahnya Lagi.(Irfan/Humas).



Bupati Nelson Beri Ucapan Pada HUT Ke -16 Kecamatan Bongomeme




Limboto - Atas nama jajaran pemerintah Kabupaten Gorontalo dan pribadi,Saya mengucapkan selamat dan dirgahayu kepada seluruh masyarakat kecamatan bongomeme.Melalui HUT ke 16 ini ,marilah kita jadikan sebagai momemtum untuk terus berjuang dan,mengukir sejarah membangun masyarakat Kabupaten Gorontalo,khususnya kecamatan bongomeme yang mandiri dan sejahtera dengan mengandalkan potensi sumber daya alam dan kearifan lokal yang dimiliki.

Kegiatan hari ulang tahun seperti ini dapat dijadikan sebagai tolok ukur segala aktivitas dan kegiatan yang telah dilakukan ,untuk menengok sejenak kebelakang memperhatikan dengan seksama segala tindakan,memgoreksi setiap kesalahan dan mengingat hal yang terlewatkan.

"Hal ini sangat penting untuk dilakukan agar kita mampu menelaah kemampuan,kelemahan,kenerhasilan atau kegagalan yang terjadi.Sehingga tak ada kesalahan yang berulang,tak ada langkah yang terhenti,yang ada adalah perbaikan dan kemajuan,"Ungkap Bupati Gorontalo Prof.Nelson Pomalingo dalam sambutannya pada Gebyar HUT Kecamatan Bongomeme,Rabu ( 27/12/17).

Bupati Nelson mengatakan,memasuki tahun ke-16 kecamatan bongomeme adalah merupakan momentum untuk instropeksi bersama antara pemerintah maupun masyarakat,sekaligus menetapkan resolusi atau ketetapan hati berupa kebulatan tekad untuk memgambil sikap,guna meningkatkan kesejahteraan,kemajuan dan kemakmuran wilayah.

"Saya sepenuhnya mendukung serta menyambut gembira rangkaikan kegiatan yang telah dilaksanakan dalam rangka HUT ke -16 kecamatan bongomeme,"Ujarnya.

kegiatan ini yang dilaksanakan merupakan bukti kepedulian dari pemerintah dan masyarakat di Bongomeme untuk senantiasa bersama mengingat,mensyukuri nikmat dan mengisi peringatan HUT dengan legiatan positif,menghibur serta menumbuhkan semamgat kebersamaan.

"Sehingga harapan saya bisa dipertahankan serta kedepan mampu ditingkatkan lagi,"Kata Nelson Akhiri Sambutannya.

untuk diketahui,Kegiatan berlangsung di Halaman Kantor Camat bongomeme.

Turut hadir Sekda Ir.Hadijah U Tayeb,Sejumlah Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Gorontalo,Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo Dr.Fory Naway,Camat Bongomeme,Kades/Kadus  se Kecamatan Bongomeme,masyarakat serta para Undangan Lainya.(Irfan/Humas).

Selasa, 26 Desember 2017

Bupati Nelson Targetkan,Tahun 2018 Raih Zona Hijau













Menyikapi Hasil Uji Petik Ombusman

Bupati Nelson Targetkan,Tahun 2018  Raih Zona Hijau

Limboto,- Pemerintah Kabupaten Gorontalo baru-baru ini sesuai uji petik ,mendapat nilai kepatuhan rendah (Zona Merah ),dari survei  Ombusman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Gorontalo.

Dengan hasil ini,tentunya menjadi teguran bagi Pemerintah Kabupaten Gorontalo untuk terus mengenjot membenahi pelayanan publik di seluruh organisasi Pimpinan Daerah (OPD) ,Tingkat kecamatan hingga tingkat kelurahan dan desa.

Bupati Gorontalo Prof.Nelson Pomalingo mengatakan,Patut kita pahami bersama bahwa pelayanan publik di daerah ini masih kurang.

“Kita akan mencari tau apa kekurangan kita,dan jika sudah ditemukan maka tahun depan segera kita benahi bersama apa saja kekurangan dalam hal pelayanan Publik,”Ujar Bupati Nelson

Bupati Nelson tegaskan,Uji Petik penilaian ombusman masuk zona merah menjadi peringatan bagi kita.Saya tidak marah dengan nilai itu.

“Ini menjadi peringatan,Tapi insyaallah tahun depan,Tekad saya zona Hijau,”Tegas Bupati Nelson.

Oleh karena itu,Nelson menambahkan,Saat ini kita terus membahasnya ,Sehingga pada awal januari 2018 semua pelayanan publik  Pemkab Gorontalo yang kita suguhkan ke masyarakat dengan Instrumen  baru.

Diakhir pernyataanya Bupati Nelson minta,Untuk membenahi ini tentunya partisipasi masyarakat dibutuhkan,Agar terciptanya kolaborasi dan sinergitas antara pemerintah dan masyarakat.(Irfan/Humas).


Barokallahu fi umriq





Dirghayu , Ke- 47, Bapak Drs. H. Rustam Azis Nurhamidin, M.Pd Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Gorontalo...Semoga Allah SWT Melimpahkan Hidayah dan Kesehatan serta Umur Panjang.
Amin Yra.


Bupati Nelson Targetkan,Tahun 2018 Raih Zona Hijau







Menyikapi Hasil Uji Petik Ombusman

Bupati Nelson Targetkan,Tahun 2018  Raih Zona Hijau

Limboto,- Pemerintah Kabupaten Gorontalo baru-baru ini sesuai uji petik ,mendapat nilai kepatuhan rendah (Zona Merah ),dari survei  Ombusman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Gorontalo.

Dengan hasil ini,tentunya menjadi teguran bagi Pemerintah Kabupaten Gorontalo untuk terus mengenjot membenahi pelayanan publik di seluruh organisasi Pimpinan Daerah (OPD) ,Tingkat kecamatan hingga tingkat kelurahan dan desa.

Bupati Gorontalo Prof.Nelson Pomalingo mengatakan,Patut kita pahami bersama bahwa pelayanan publik di daerah ini masih kurang.

“Kita akan mencari tau apa kekurangan kita,dan jika sudah ditemukan maka tahun depan segera kita benahi bersama apa saja kekurangan dalam hal pelayanan Publik,”Ujar Bupati Nelson

Bupati Nelson tegaskan,Uji Petik penilaian ombusman masuk zona merah menjadi peringatan bagi kita.Saya tidak marah dengan nilai itu.

“Ini menjadi peringatan,Tapi insyaallah tahun depan,Tekad saya zona Hijau,”Tegas Bupati Nelson.

Oleh karena itu,Nelson menambahkan,Saat ini kita terus membahasnya ,Sehingga pada awal januari 2018 semua pelayanan publik  Pemkab Gorontalo yang kita suguhkan ke masyarakat dengan Instrumen  baru.

Diakhir pernyataanya Bupati Nelson minta,Untuk membenahi ini tentunya partisipasi masyarakat dibutuhkan,Agar terciptanya kolaborasi dan sinergitas antara pemerintah dan masyarakat.(Irfan/Humas).

Wabup Fadli Hadiri Musprov Ke-IV PMI Provinsi Gorontalo












Limboto- Ketua Palang Merah Indonesia (PMI ) Kab.Gorontalo yang juga selaku Wakil Bupati Gorontalo Hi.Fadli Hasan,ST, M,Si menghadiri Musyawarah Provinsi (Musprov ) ke -IV Palang Merah Indonesia (PMI )  Provinsi Gorontalo,Senin (26/12/17) Di Grend Q Hotel Kota Gorontalo.

Disinyalir Kegiatan tersebut bertajuk " PMI Organisir Berkarakter,Profesional dan dicintai Masyarakat".

pantauan awak peliputan agenda ini turut dihadiri Sekertaris Jenderal  (Sekjen),Palang Merah Indonesia (PMI ) Pusat dr.Ritola Tasmaya,MPH,Gubernur Gorontalo Rusli Habibie selaku ketua PMI Provinsi Gorontalo,Ketua Harian PMI Ishak Liputo,Wakil Walikota Kota Gorontalo Charles Budi Doku,Forkopinda Provinsi Gorontalo,Pengurus PMI Kab/Kota, dan relawan PMI Se Provinsi Porontalo. (Ismail Rahman)